Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Bondowoso Tahun 2027

2 February 2026


BONDOWOSO- Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) resmi menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bondowoso Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Kopi Robusta I pada Jumat (30/1/2026). Ini menjadi pijakan strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan.

Dalam forum tersebut, Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., memberikan arahan secara daring. Pihaknya menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pemenuhan tahapan formalitas birokrasi, melainkan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan tata kelola yang partisipatif dan transparan.

RKPD Tahun 2027 memegang peranan krusial karena merupakan tahun kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dokumen ini akan menjadi kompas utama untuk mencapai visi besar daerah, yaitu "Bondowoso yang Tangguh, Unggul, Berdaya Saing Global, dan Berbudaya dalam Bingkai Keimanan dan Ketakwaan."

Forum ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan arah pembangunan disusun secara partisipatif dan berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat.

Bupati juga memaparkan sejumlah capaian positif berdasarkan evaluasi pembangunan terkini. Kabupaten Bondowoso mencatatkan tren membaik pada beberapa indikator makro, meliputi Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan terus meningkat, Penurunan angka kemiskinan secara bertahap, Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Menurunnya ketimpangan pendapatan (Indeks Gini), Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, Tantangan Dinamis dan Pendekatan Teknokratis

Meski menunjukkan tren positif, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyadari tantangan ke depan semakin kompleks. Isu-isu strategis seperti penguatan kualitas SDM, ketahanan pangan, pemerataan infrastruktur, hingga keberlanjutan lingkungan hidup tetap menjadi fokus utama yang memerlukan kebijakan tepat sasaran.

Penyusunan RKPD 2027 ini dipastikan tetap patuh pada kaidah regulasi, khususnya Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Pendekatan teknokratis berbasis data (data-driven) digunakan untuk memastikan setiap program kerja memiliki landasan yang kuat dan terukur, dengan tetap mengedepankan skala prioritas wilayah.

Tahun 2027 mengusung tema pembangunan: "Penguatan Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Pangan Berbasis Pembangunan Berkelanjutan". Tema besar ini kemudian dijabarkan ke dalam tujuh prioritas utama pembangunan Kabupaten Bondowoso, diantaranya Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, Penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Penurunan Indeks Gini (pemerataan pendapatan), Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Pengendalian inflasi daerah, Peningkatan ketahanan pangan secara masif, Sinergi Pemangku Kepentingan

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari DPRD, akademisi, pelaku dunia usaha, hingga tokoh masyarakat, untuk berkolaborasi aktif. Masukan yang substantif, objektif, dan konstruktif dari para pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD 2027 agar lebih inklusif.

Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis bahwa perencanaan yang matang pada hari ini akan menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat Bondowoso di tahun-tahun mendatang.