10 March 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mengambil langkah proaktif dalam memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor yang digelar di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas wilayah dari berbagai aspek. Di Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso, Senin, (09/03/2026).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., dengan didampingi oleh Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’i, S.E. Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Dr. H. Fatur Rozi, M.Fil’i., para Staf Ahli Bupati, Asisten I, II, dan III, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bagian di lingkungan Setda Bondowoso.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa persiapan menyambut Lebaran tahun ini tidak boleh hanya terpaku pada aspek keamanan fisik semata. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memantau secara ketat indikator ekonomi dan ketersediaan sumber daya vital di lapangan.
Menjelang Hari Raya Idul fitri, selain menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, kita juga harus mengantisipasi perkembangan harga bahan pokok, memastikan ketersediaan BBM dan LPG, serta tetap waspada terhadap potensi bencana alam di tengah musim hujan.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah optimalisasi jalur alternatif, khususnya di wilayah Tamanan. Berdasarkan peninjauan langsung di lapangan, Bupati menemukan adanya kendaraan dengan tonase melebihi kapasitas jalan yang masih melintas. Hal ini dinilai merusak infrastruktur jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Bupati telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi terkait pemasangan rambu pembatasan tonase di titik-titik strategis, terutama pada jalur penghubung Situbondo, Besuki, dan Jember. Bupati juga meminta aparat kepolisian untuk memperkuat penegakan disiplin dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan tonase guna menjaga ketertiban lalu lintas selama arus mudik.
Mengingat Idul fitri tahun ini bertepatan dengan musim hujan, Pemkab Bondowoso memberikan perhatian khusus pada mitigasi bencana. Bupati mengidentifikasi bahwa titik-titik rawan genangan dan banjir di Bondowoso sering kali dipicu oleh drainase yang kurang optimal.
Penataan drainase serta pembersihan sempadan jalan harus menjadi perhatian bersama agar potensi bencana dapat diminimalisir. Kita ingin memastikan pemudik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa terkendala genangan air.
Dalam rapat tersebut, Bupati juga meminta penjelasan dari unsur TNI mengenai status siaga yang sempat menjadi perhatian publik. Langkah ini diambil agar pemerintah daerah dapat menyampaikan informasi yang akurat dan proporsional kepada masyarakat guna menghindari keresahan atau disinformasi.
Sebagai bentuk transparansi, Pemkab Bondowoso berkomitmen memperkuat penyebaran informasi melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial. Informasi yang akan disampaikan mencakup Pembaruan (update) kondisi cuaca terkini, Situasi arus lalu lintas dan jalur alternatif, Perkembangan stabilitas harga pangan dan ketersediaan kebutuhan pokok.
Melalui koordinasi yang komprehensif ini, diharapkan seluruh instansi dapat bekerja sama secara harmonis sehingga perayaan Hari Raya Idul fitri 1447 H di Kabupaten Bondowoso dapat berjalan dengan khidmat, aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.